Sjaiful Drajad Konsisten Berdakwah Lewat Sinetron

Saipul Drajat Produser ASP
Saipul Drajat Produser ASP

DOMINASI sinetron yang banyak menjual mimpi dan kemewahan di layar kaca, kini mulai berkurang drastis. Hal itu antara lain berkat konsistensi kakak-beradik Saipul Drajad dan Farid – produser ASP yang selalu memproduksi sinetron bermuatan  syar atau dakwah Islamnya.

“Sejak ASP kami didirikan, kami selalu berkomintmen dalam memproduksi sinetron wajib ada unsur syar dan dakwahnya walau hanya satu ayat. Sebab, dengan begitu Allah akan selalu memberikan materi cerita yang bagus kepada kam dan sinetronnya pun digemari masyarakat luas,” papar Saipul kepada RB.Com  di markas ASP Menara Citikom – Slipi, Jakarta Barat, baru-baru ini.

Berkat konsistensi dan rumusan tersebut, jangan heran bila beberapa sinetron produksi ASP kini mampu mendominasi dua televisi swasta papan atas di tanah air yakni SCTV dan Indosiar. Dan  reputasi rumah produksi miliknya kini sejajar dengan produser terkenal sekaliber MD Entertainment, Multivision, Starvision maupun Screenplay. “Sebelum menggapai kesuksesan seperti sekarang,  kami juga sempat jatuh bangun. Kalau kemudian sinetron kami akhirnya digemari masyarakat, itu semua berkat kerja keras sambil berdoa seluruh tim produksi dan ridho Allah. Karena sehebat apapun sinetron kami, tanpa ijin Allah, tidak akan bisa sukses,” kata produser yang juga sukses menyutradarai sinetron Islam KTP itu

Ucup-Nirin-dalam-adegan-sinetron-Emak-Ijah-Pengen-ke-Mekah.
Ucup-Nirin-dalam-adegan-sinetron-Emak-Ijah-Pengen-ke-Mekah.

Berbungkus Komedi

Sinetron Mak Ijah Pengen Ke Mekah yang tayang striping tiap malam di SCTV merupakan contoh terkini produksi ASP  yang kandungan dakwahnya sangat kuat dengan bungkusan komedi yang kental. Alhasil, penonton tak merasa diceramahi. “Berkat kekuatan  dahsyat unsur komedi, dakwah yang disuguhkan jadi mudah dicerna penonton. Yang lebih penting, mereka tak merasa diceramahi. Sebab, kalau penonton sudah merasa digurui atau diceramahi, mereka akan cepat-cepat pindah Chanel ke televisi lain,” tandas Saipul.

Sukses serupa pun  berlanjut pada sinetron besutannya yang membidik penonton remaha berjudul ABG Jadi Manten.  Mengedepankan unsur edukasi yang wajar, ASP mengajak para remaja dan ABG untuk menjadi manusia seutuhnya. Yang lelaki jadilah laki-laki dan via tontonan itu dia mengajak para remaja dan abg, untuk menjadi manusia seutuhnya. Yang laki-laki menjadi laki-laki jangan dibuat-buat menjadi seperti perempuan. Begitu pula sebaliknya, karena melawan takdir – Allah akan murka. Lewat sinetron ABG Jadi Manten, kami ingin mengingatkan para remaja untuk tetap bertndak dan bersikap di jalan Allah,”  ungkap  Saipun dan Farid – sang adik yang berharap tontonan dan tuntunan produksi ASP  dalam waktu dekat ini mampu menembus durasi  tayang 10 jam  di dua televisi swasta – SCTV dan Indosiar. * (naskah dan foto – ata)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *