Smelter Milik PT Titan Mineral Utama Siap Dibangun di KIBA

ilustrasi.Industri pengolahan nikel (ist)
ilustrasi.Industri pengolahan nikel (ist)

Bantaeng,(RakyatBersatu). Setelah melakukan pematangan lahan, investor pemurnian nikel (Smelter) PT Titan Mineral Utama (TMU) menyatakan siap melakukan peletakan batu pertama (Ground Breaking) pembangunan industri di Kawasan Industri Bantaeng (KIBA) Pa’jukukang.

Kepastian pembangunan itu dikemukakan Eko yang mewakili manajemen PT TMU pada ramah tamah dan makan malam bersama masyarakat pemilik lahan areal pembangunan industri tersebut, Selasa (25/3) malam.

Jamuan makan malam yang berlangsung di areal Kolam Renang Bantaeng dan ditandai undian sejumlah hadiah (door prise) tersebut dihadiri Muspida, Tokoh Masyarakat dan pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Selain itu, hadir pula Komisaris PT TMU Inspektur Jenderal Polisi H Darwan Siregar, Presiden Direktur Warsito Hans Tanujaya, dan sejumlah petinggi perusahaan.

Menurut Eko untuk mempercepat pembangunan industry yang akan memproduksi nikel sebanyak 2,4 juta ton/tahun tersebut, pihaknya berharap dukungan semua pihak.

‘’Kami berharap dukungan semua pihak, terutama masyarakat disekitar industri agar pembangunan industri berjalan sesuai rencana,’’ pintanya seraya mengatakan, ramah tamah ini dimaksudkan untuk lebih mempererat hubungan silaturahim antara pihak perusahaan dengan masyarakat.

 Sebelumnya, perwakiln masyarakat Bantaeng yang diwakili H Bonto mengemukakan rasa terima kasihnya atas pembangunan industri oleh PT TMU di Bantaeng.

Selain akan menyerap tenaga kerja tentu saja akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sebagian masyarakat yang telah memperoleh ganti rugi juga telah memanfaatkan dananya untuk kepentingan produktif, ujarnya.

Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah juga menyatakan terima kasihnya kepada masyarakat, terutama pemilik lahan atas keikhlasannya membantu penyelesaian pembebasan lahan hingga industri milik PT TMU terwujud di daerah ini.

Bupati dua periode itu juga memuji keseriusan PT TMU yang dinilainya tidak banya bicara, tapi langsung melakukan pembebasan lahan. ‘’Banyak yang menyatakan minat, namun PT TMU langsung beraksi di lapangan padahal ketemunya kebanyakan melalui telepon saja,’’ urainya.

Kehadiran industri ini tentu akan tetap menjalin hubungan dengan masyarakat sekitar, terutama dalam bentuk rekruitmen anak-anak yang akan mengambil bagian di dalamnya.

Kelak, jika industri sudah berjalan, Pemda juga akan menerima manfaat dalam bentuk Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena itulah, kebutuhan perusahaan hendaknya mendapat dukungan karena kehadirannya akan membawa perubahan.

Bupati juga mengatakan, meski Kecamatan Pa’jukukang terbilang tandus, namun sejak awal, saya menyatakan, masa depan Bantaeng berada di kecamatan ini,  tambah Nurdin Abdullah seraya berharap masyarakat sekitar industri memberi dukungan supaya industri cepat berfungsi dan anak-anak terserap. “Industri ini juga akan menjadi ikon daerah,” tutur Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah.(hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *