Sofyan Djalil Sebut Orang Bugis Makassar akan Menjadi Leader

 

Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan  Djalil  (istimewa)
Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan
Djalil (istimewa)

Takalar¬†RBC. Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil menyebut orang Bugis Makassar akan menjadi ‘leader’ atau pemimpin dalam berbagai sektor karena memiliki modal sosial yang kuat yakni jiwa wirausaha.

“Negara kita tidak kekurangan tenaga profesional, birokrat ataupun politisi, tetapi kita kekurangan para pengusaha yang handal, ” kata Sofyan Jalil ketika membuka resmi Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) ke-15 yang dipusatkan di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan

Sofyan Djalil juga mengakui jiwa perantau yang dimiliki oleh masyarakat bugis makassar. Mereka tersebar di semua daerah diIndonesia dan sebagai saudagar atau pengusaha.

“Mereka sangat berperan menggerakkan perekonomian di berbagai daerah tersebut. Inilah hebatnya orang Bugis Makassar, “tandas Sofyan Djalil saat mewakili Wapres HM Jusuf Kalla membuka PSBM ke 15 di Takalar.

Pelaksanaan PSBM kali ini, menurut Ketua Panitia Sulkarnain, diikuti oleh 1200 peserta. Para peserta terdiri atas investor dari
Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan  maupun investor lain dari dalam dan luar negeri.

Promosikan potensi Takalar
Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan Sattar Taba di sela-sela acara Ramah Tamah dan Santap Malam dengan Gubernur Sulsel, di Makassar, Minggu malam mengatakan PSBM yang dipusatkan di Kabupaten Takalar, Sulsel, akan mempromosikan potensi investasi wilayah ini sebagai kawasan ekonomi khusus maupun kawasan industri terintegrasi di Indonesia Timur kepada para investor.

Dipilihnya Kabupaten Takalar, menurut Sattar, juga sejalan dengan kebijakan Pemerintah Pusat yang mengharapkan pembangunan kawasan ekonomi khusus maupun kawasan industri terintegrasi diarahkan ke kawasan Timur Indonesia.

“Takalar juga memiliki potensi alam yang sangat luar biasa. Potensi ini dapat diarahkan agar Takalar bisa menjadi kawasan industri, baik yang berbasis agroindustri, manufaktur, pariwisata atau kawasan industri berbasis logistik,” jelasnya.(yd/bbs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *