Survei CSIS: Banyak Warga Tak Mengenal Wakilnya di DPR

Sidang-paripurna-DPR-RIMenyedihkan! Ternyata masyarakat Indonesia banyak yang tidak mengenal anggota legislatif yang duduk di DPR yang mewakili daerahnya. Fakta ini dibuktikan oleh hasil survei yang dilakukan Centre for Strategic and International Studies (CSIS) belum lama ini. Surveinya menyebutkan ada 81,1 persen respon mengaku tidak mengenal anggota DPRD dari daerah pemilihannya.
“Bagaimana masyarakat mau memilih caleg berkualitas. Mengenalnya saja tidak,” kata Tobias Basuki saat memaparkan hasil survei CSIS, Minggu, 1 Desember 2013.

Ditegaskan Tobias, rendahnya tingkat pengenalan anggota DPR akan berdampak negatif bagi demokrasi di Indonesia. Karena tidak mengenal, masyarakat kemungkinan salah memilih wakilnya. Dampak lain, bakal membuat masyarakat menjadi malas memilih alias golput.

Berdasarkan hasil survei, kualitas caleg adalah alasan yang paling utama bagi pemilih dalam memilih caleg. Sebanyak 48 persen responden mengaku melihat kualitas caleg. Alasan lain ketika memilih, yakni ideologi (23 persen), pengaruh keluarga (15,4 persen) dan pengaruh orang sekitar (13,5 persen).

Tobias menambahkan, dari semua partai peserta Pemilu 2014, anggota DPR asal PKS yang paling banyak dikenal masyarakat, yakni diangka 30,8 persen. Anggota DPR asal Partai Demokrat dan PAN berada di angka yang sama, yakni dikenal 26 persen responden.

Anggota DPR asal parpol lain, menurut CSIS, yakni Partai Nasdem (21,7 persen), Golkar (19,7 persen), Hanura (17,9 persen), PPP (17,1 persen), Gerindra (17 persen), PDIP (19,9 persen) dan PKB (9,4 persen).

“Dalam survei ini, berarti hanya pemilih dari PKS yang paling banyak mengenal anggota legislatifnya. Ini artinya kader-kader PKS dan mesin partainya bergerak di lapangan,” ujar Tobias. Meski demikian, menurutnya, tetap saja angka itu masih dapat dibilang rendah karena masih di bawah 50 persen.

Survei CSIS dilakukan dengan wawancara tatap muka terhadap 1.180 responden di 33 provinsi. Survei berlangsung dari tanggal 13-20 November 2013 dengan margin of error 2,85 persen pada confidence level 95 persen.(kps)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *