Teror Bersenjata Landa Paris, 60 Korban Tewas

Ilustrasi. Teror bersenjata (ist)
Ilustrasi. Teror bersenjata (ist)

Paris – Kota Paris, Prancis diguncang aksi teror bersenjata. Sekelompok orang tiba-tiba saja melancarkan serangan di Gedung Teater Bataclan pada Jumat (14/11/2015) malam waktu setempat.

Kelompok yang belum jelas identitasnya ini, menyandera dan melakukan aksi menembakan dan menyandera sedikitnya 100 orang di gedung tersebut. Bahkan informasi terakhir menyebutkan sudah 60 korban tewas dalam insiden berdarah itu. Sementara itu pihak keamanan Perancis terus berupaya menyelamatkan para sandera.

Kantor Berita Reuters menyebut Presiden Francois Hollande menyatakan siaga darurat untuk negaranya, dan memerintahkan menutup semua perbatasan.”Kita harus bersatu dan tetap tenang,” kata Hollande.

Saluran berita Prancis BFM TV seperti dilansir CNN, Sabtu (14/11/2015 menyebut aksi teror berdarah itu terkoordinasi. Setidaknya ada enam penembakan berlangsung di Paris. Tiga ledakan berlangsung di dekat Stadion Stade de France saat pertandingan antara tim nasional Prancis dan Jerman tengah berjalan.

Presiden Amerika Serikat Barack Obama yang mengetahui insiden berdarah dari penasihat keamanannya menyebut ¬†tragedi penembakan dan ledakan di Paris sebagai kejahatan kemanusian.¬†“Ini adalah serangan terhadap kemanusiaan dan nilai universal yang kita anut,” kata Obama dari Gedung Putih seperti dilansir Reuters, Sabtu (14/11/2015).

Obama menyatakan siap membantu Prancis untuk merespons serangan ini. Selama ini, Prancis sudah menjadi sekutu lama AS, sehingga tak ada halangan apa pun untuk mengirim bantuan.(yd/bbs)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *