‘’The Orange’’ Berpesta Sambut Piala Adipura Kelima

 Dara dan Daeng menyerahkan Piala Adipura kepada plt Sekda H Abdul Latief Naikang (hms)
Dara dan Daeng menyerahkan Piala Adipura kepada plt Sekda H Abdul Latief Naikang (hms)

Bantaeng, (RakyatBersatu).– Pasukan oranye (the orange) tak henti-hentinya memeluk dan mencium Piala Adipura. Satu persatu personel kebersihan mengabadikan momen untuk kali kelima itu.

Mereka tak peduli ada pejabat yang duduk di baris depan Tribun Pantai Seruni yang menjadi saksi pesta penyambutan piala lambang kebersihan kota tersebut.

Hingga berkali-kali Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muslimin M mengumumkan agar pengambilan gambar dilakukan bergiliran.

Namun, yaa. Inilah pesta kemenangan bagi  pasukan yang sudah membuktikan diri mampu mempertahankan supremasi tertinggi di bidang kebersihan.

Kedatangan Piala Adipura itu sendiri disambut di batas Kabupaten Jeneponto dan Bantaeng kemudian diarak keliling kota. Seluruh personil the orange tentu tak luput di tengah hiruk pikuk tersebut.

Mereka berpawai bersama kelompok sepeda, motor dan kelompok marchind band. The orange juga menggunakan armada kuning, mulai dari motor sampah hingga truk yang penuh sesak.

Iring-iringan dari batas kota tersebut kemudian berakhir di Tribun Pantai Seruni. Dua orang Dara dan Daeng yang memegang piala tersebut menyerahkan kepada plt Sekda H Abdul Latief Naikang.

Mantan Kadis Perikanan dan Kelautan itu kemudian menyerahkan kepada Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) H Abdullah Taibe.

Sebagai luapan kegembiraan atas keberhasilan mempertahankan piala hingga kali kelima, Abdullah yang dikenal sebagai pemimpin pasukan oranye diangkat bersama-sama oleh Asisten III Bakhtiar Karim.

Pria kelahiran Polewali Mandar (Polman) itupun tak dapat menyembunyikan keharuannya. ‘’Semua ini berkat kerja keras bersama-sama semua pihak. Ya, seluruh masyarakat bersama SKPD, Lurah, Camat, sekolah-sekolah dan komponen masyarakat lainnya,’’ tandasnya.

Karena kebersamaan itulah, Piala Adipura dapat dipertahankan padahal system penilaiannya semakin ditingkatkan. Akibat peningkatan penilaian itu pula yang menyebabkan sejumlah daerah langganan adipura berguguran.

‘’Tahun lalu, masih ada sekitar 15-an kabupaten/kota di Sulsel yang merebut Piala Adipura. Kini, sisa 7 kabupaten diantaranya, kabupaten Maros, Pangkep, Sidrap, Selayar, Bantaeng, dan dua daerah lainnya.

Untuk mempertahankan penghargaan tertinggi di bidang kebersihan lingkungan itu, Kepala Bapedalda H Abdullah Taibe mengaku telah membangun system dan tim kerja (team work).

Ia percaya, melalui system dan tim kerja yang ditunjang 372 tenaga kebersihan, 15 kendaraan roda empat, termasuk 2 unit mobil sampah canggih bantuan Jepang, dan 17 motor sampah yang sudah berjalan itu akan mampu mempertahankan Piala Adipura untuk masa mendatang, ujarnya.(hms)  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *