Timnas Korea Selatan Imbangi Rusia

Timnas Korea Selatan (ist)
Timnas Korea Selatan (ist)

Cuiaba,– Timnas Korea Selatan ternyata mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya saat berhadapan Timnas Rusia pada pertandingan di Arena Pantanal, Cuiaba, Rabu (18/6/2014) pagi WIB.

Pada babak pertama kedua tim berusaha untuk menjebol gawang lawan. Namun itu tidak tercipta. Bahkan peluang kedua tim untuk menang terbuka lebar, namun sayang peluang itu tidak membuhkan hasil. Rusia dan Korsel cukup tangguh mempertahankan gawang mereka hingga babak pertama berakhir.

Pada babalk kedua, menit ke 68, kebuntuan akhirnya terpecahkan.Blunder fatal Akinfeev membuat Korsel unggul. Akinfeev sebenarnya berada di posisi yang tepat untuk menangkap tembakan Lee Keun-ho, tapi bola lepas dari tangkapannya dan masuk ke gawang. Korsel unggul 1-0.

Rusia yang tak ingin kehilangan muka berusaha keras menyamakan kedudukan. Dan pada menit ke 74 Kerzhakov memanfaatkan sebuah kemelut di mulut gawang Korsel untuk mencetak gol. Dan kedudukan pun imbang 1-1 Angka sama ini bertahan hingga akhir pertandingan.
.
Brasil Belum Juara Grup

Meski Timnas Brasil tampil dominan saat menghadapi Meksiko di laga kedua Grup A. Namun itu tidak membuat Timnas tuan rumah Piala Dunia 2014 ini langsung menjadi juara grup A karena ternyata semua gempuran tim samba ini sukses dibendung Meksiko sehingga kedudukAN tetap imbang 0-0.Hasil imbang ini masih menempatkan kedua tim di posisi teratas grup dengan empat poin, namun Brasil unggul selisih gol.

Pada laga kedua Grup A yang dihelat di Estadio Castelao, Rabu (18/6/2014) dinihari WIB, Brasil menguasai jalannya laga dengan 53 persen ball possesion dan membuat 15 tembakan dengan enam mengarah ke gawang. Enam shot on goal itu semua mentah di tangan kiper Guillermo Ochoa yang tampil cemerlang selama 90 menit. Sedangkan Meksiko dalam laga ini melepaskan 13 shots tapi itu lebih banyak dilakukan dari luar kotak penalti dan hanya dua yang tepat sasaran.

Aljazair-Belgia 1-2
Sementara itu, Timnas Aljazair yang sempat unggul di babak pertama atas Belgia di Grup H, akhirnya harus kecewa karena hingga akhir pertandingan Belgia mampu memupus harapan Aljazair dengan skor 1-2.

Gol yang dilesakkan oleh Sofiane Feghouli lewat titik putih pada menit 25, sempat membuat Aljazair unggul saat melakoni pertandingan yang berlangsung di Estadio Mineirao, Belo Horizonte, Selasa (17/6/2014).

Usai mencetak gol, Aljazair lalu bermain lebih defensif. Alhasil, Belgia pun bisa menguasai jalannya pertandingan. Situs resmi  FIFA mencatat bahwa Aljazair cuma mampu mencatatkan penguasaan bola sebesar 35 persen. Mereka juga hanya melakukan tiga kali percobaan, dan cuma satu yang tepat sasaran, itupun sebuah sepakan penalti.

Pelatih Aljazair Halilhodzic mengakui tim besutannya bermain buruk di babak kedua hingga akhirnya harus menelan kekalahan. “Ini sangat mengecewakan. Kami meminta maaf. Saya sangat menyesali hasilnya. Kami melewatkan kesempatan besar. Tapi, di babak kedua laga itu sedikit berat,” kata Halilhodzic di Reuters.

Kekuatan mental para pemain pengganti Belgia menjadi menentukan kemenangan 2-1 atas Aljazair. Pemain pengganti punya peran besar setelah mencetak gol-gol balasan.

Tiga pergantian pemain Belgia berbuah maksimal. Dalam waktu 10 menit, mereka membalikkan keunggulan jadi 2-1 lewat gol dua pemain pengganti, Fellaini dan Mertens. Dua gol tersebut berkat assist Kevin de Bruyne dan Eden Hazard. (yd/bbs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *