TPI Mbak Tutut Bersiap Siaran Lagi

Presdir TPI Ridha Sabana didampingi Direksi lainnya memberi keterang pers di Jakarta, Senin (4/5) siang.
Presdir TPI Ridha Sabana didampingi Direksi lainnya memberi keterang pers di Jakarta, Senin (4/5) siang.

Jakarta.RBC. Seiring putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat nomor 24/PDT.G/2015/PN.Jkt.Pst tanggal 29 April 2015 lalu yang membatalkan Putusan Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI)  dan menegaskan bahwa Ny. Siti Hardiyanti Rukmana  (Mbak Tutut) dkk. merupakan pemilik sah PT. Pelevisi Pendidikan Indonesia, stasiun televisi swasta bermarkas di sekitar Taman Mini Indonesia Indah – Jakarta Timur ini, tengah bersiap untuk siaran lagi.

“Secara infrastruktur dan SDM, TPI  miilik Mbak Tutut, sudah bersiap-siap  untuk siaran lagi. Kami masih menunggu mengantisipasi kemungkinan Pihak PT. Berkah dan MNC akan mengajukan banding ke Mahkamah Agung terhadap putusan PN Jakarta Pusat tertanggal 29 April lalu.Sebab, secara konstitusional pihak mereka berhak mengajukan upaya hukum terakhir tersebut,” papar Ridha Sabana – Presdir PT. Cipta Televisi Pendidikan Indonesia  kepada RB.Com, di  Gedung Granadi Jakarta Selatan, Senin siang (4/5) lalu.

Ridha didampingi Preskom Muchdi PR,  Direktur Habbiburahman dan  Corporate Secretari TPI Melki Laka Lena menambahkan,  pihaknya bisa langsung siaran esok hari. Tapi, lanjutnya, memenuhi himbauan  pemerintah agar tak siaran dulu sambil menunggu proses hukum sengketa TPI dengan PT. Berkah dan MNC, benar-benar tuntas. “Kalau kami melakukan siaran, frekwensinya akan bertabrakan dengan frekwensi milik kami yang masih digunakan secara tidak sah oleh MNCTV. Kalau hal itu terjadi, masyarakat yang akan dirugikan,” ujarnya seraya menegaskan, visi dan misi siaran TPI kelak tetap fokus pada bidang pendidikan. “Visi dan misi siaran TPI tetap seperti dulu. Tapi, agar diterima masyarakat pemirsa  televisi saat ini dan lebih menarik, kami bumbui dengan Edutainment,” jamin Ridha Sabana     Seperti diketahui, kubu TP. Berkah seolah menjadikan BANI sebagai lembaga banding dengan mengajukan gugatan setelah pihak mereka kalah di tingkat Kasasi MA yang telah berkekuatan hukum tetap. Dan keputusan PN Jakarta Pusat, akhir April 2015 lalu menyatakan putusan BANI No.547/XI/ARB-BANI/2013 tertanggal 12 Desember 2014 dibatalkan dan tidak mempunyai kekutan hukum.

Direktur Risk Management TPI, Habbiburokhman  menambahkan, terkait putusan MA dan pembatalan putusan BANI oleh PN Jakarta pusat, pihkanya mengingatkan kepada semua pihak untuk tunduk dan patuh pada MA yang menegaskan Mbak Tutut dkk. pemilik sah TPI. “Kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia harus menindak tegas pihan MNC yang hingga kini masih mengklaim kepemilikan saham TPI di website resmi mereka. Kami juga menghimbau pihak perbankan dan para stake holder seperti pemasang iklan, vendor program dan pihak terkait lainnya, mulai saat ini untuk hanya berhubungan dengan kami sebagai direksi yang sah,” himbau Habbiburkhman. * (naskah dan foto – ata)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *