TPI Mbak Tutut Segera Siaran Lagi

– …Kami Jangan  Terus Dogebuli ….

Mbak Tutut didampingi dan Dandy Rukmana diapit pengacaranya.
Mbak Tutut didampingi dan Dandy Rukmana diapit pengacaranya.

SEIRING  kembalinya  Televisi  Pendidikan Indonesia (TPI) pada pemilik asli –   Siti Hardijanti Rukmana (jelang 66  th), menyusul  permohonan Peninjauan Kembali  (PK) PT.  Berkah (Hary Tanoe – pengelola MNCTV, red) ditolak Mahkamah Agung lewat  putusan MA nomor 238 PK/PDT/2014 tanggal 29 Oktober 2014 lalu,  Mbak Tutut – demikian  putri sulung mantan Presiden Soeharto ini, diterjang gunjingan macam-macam. Mulai dari menyuap para hingga, banyak hutang dan akan menggunakan tangan besi dalam mengambil alih  frekwensi maupun aset TPI yang kini belum dikembalikan pihak lawan sengketa. Ketika hal tersebut dikonfirmasikan, Mbak Tutut dengan santai membantahnya.

“Tak ada suap menyuap, kami taat hukum. Keberhasilan kami mengambil kembali TPI merupakan buah perjuangan  panjang dan lewat proses hukum  mulai dari Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi, MA dan PK sejak tahun 2005. Jadi, tolong kami jangan terus digebuki dengan pemberitaan-permberitaan tak berdasar fakta hukum,” papar Mbak Tutut kepada RB.Co, di Jakarta, akhir pekan lalu.

Ditambahkan wanita berkerudung dan berkacamata kelahiran 23 Januari 1949 ini, guna mewujudkan keinginan agar TPI segera siaran lagi, dalam mengambil kembali hak pihaknya berupa frekwensi,  pemancar dan studio dan kantor di Jl. Pintu II TMII Jakarta Timur yang kini ditempati MNCTV, tetap memakai jalur hukum. “Kami tak pernah berniat memakai tangan besi, tapi meminta bantuan pihak berwajib dalam mengambil alih frekwensi dan  aset-aset TPI yang dipakai pihak lain. Semoga berjalan lancar karena, TPI segera siaran lagi,” tandas Mbak Tutut tanpa menjelaskan kapan TPI mulai siaran lagi namun memastikan televisinya siap melayani masyarakat dengan program-program yang mengedapankan pendidikan.

“Sesuai pesan dari almarhum Bapak saya, program-program TPI harus kental bermaterikan pendidikan,” ungkapnya.

Hary Ponto SH, uasa hukum Mbak Tutut menandaskan dengan kandasnya permohonan PK yang diajukan oleh PT Berkah maka putusan yang dikeluarkan MK berkekuatan hukum tetap dan tidak terbantahkan. Menurutnya, dengan keluarnya putusan MA tersebut maka semua upaya hukum lainnya sudah tidak ada lagi. “Dan tentunya pengelolaan TPI sepenuhnya menjadi hak Direksi yang ditunjuk oleh pihak Mbak Tutut. Pengakuan pihak lain yang menyatakan dirinya Direksi TPI dengan mempergunakan nama MNCTV adalah pengakuan yang tidak sah atau ilegal,” tegas Ponto. * (naskah dan foto – ata)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *