Tujuan Akhir AMF; Meningkatkan Kesejahteraan Warga Kota Makassar

Walikota Makassar Danny Pomanto (kanan) mendampingi salah seorang tamunya yakni H. Agung Ilmu Mangkunegara, Bupati Lampung Utara, ketika memberikan keterangan kepada wartawan di Pantai Losari, Minggu, (6/8).
Walikota Makassar Danny Pomanto (kanan) mendampingi salah seorang tamunya yakni H. Agung Ilmu Mangkunegara, Bupati Lampung Utara, ketika memberikan keterangan kepada wartawan di Pantai Losari, Minggu, (6/8).

Makassar (rakyatbersatu.com) – Kota Makassar menjadi tuan rumah Pertemuan ke-2 para Walikota Negara ASEAN (ASEAN Mayors Forum) yang negaranya tergabung dalam negara-negara se ASEAN (Assosiation South East Asia Nation) yang beranggotakan; Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunai Darussalam, Filipina, Thailand, Laos, Kamboja, Myammar dan Vietnam. Pertemuan AMF ke-1 sebelumnya berlangsung di Kota Surabaya.

Sebanyak 150 Walikota akan dengan masing-masing rombongannya yang beranggotakan minimal 10 orang, bertemu dan saling bertukar informasi tentang berbagai hal. Pertemuan internasional ini secara resmi berlangsung dari tanggal 8 s/d 10 September 2015.

Menurut Walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto, anggota AMF sepakat menunjuk Kota Makassar sebagai tempat pelaksanaan pertemuan AMF ke-2 karena Kota Makassar dinilai makin menunjukkan kemajuan yang signifikan dari waktu ke waktu. “Posisi Kota Makassar memiliki magnet daya tarik tersendiri sebagai sentral penghubung dari barat ke timur Indonesia dan dari selatan ke utara. “Pendukung lainnya karena pertumbuhan ekonomi di kota ini selalu mencatat angka cemerlang, yakni rata-rata selalu berada di kisaran angka 9% bahkan pernah mencapai angka dua digit pada tahun 2008,” kata Danny – panggilan akrab Moh. Ramdhan Pomanto.

Sebenarnya, bukan hanya 150 walikota yang hadir di AMF ini, akan tetapi juga gubernur, pejabat pemerintah kota serta tidak kurang dari 1000 pengusaha dari berbagai negara, bahkan dari negara yang tidak masuk anggota ASEAN, seperti negara-negara yang ada di benua Asia, Amerika, Eropa, Afrika Australia, Rusia, Belanda, dan Cina.  “Dari 2000 surat undangan yang disebar, yang sudah mengomfirmasikan diri untuk hadir yakni 509 kepala daerah, dan seribu lebih delegasi dagang dari bebagai negara yang disebutkan tadi,” kata Danny memberi keterangan kepada pers Minggu petang (6/9) di Anjungan Pantai Losari. “Undangan dalam negeri yakni para walikota, bupati dan gubernur se Indonesia, juga kami undang,” tambahnya.

Pertemuan AMF ini akan diisi dengan tiga agenda besar yakni; Makassar Invesment Forum (pertemuan bisnis), Makassar Global Expo (peluang ekspor produk) dan ASEAN Community Week (kegiatan budaya dan pameran hasil kerajinan lokal) antar negara-negara anggota ASEAN.

Seluruh kegiatan AMF disasarkan pada terbentuknya kerjasama yang lebih erat dalam berbagai bidang khususnya dalam urusan investasi dan bisnis dan Kota Makassar sebagai pusat bisnisnya. “Tapi tujuan akhir yang ingin kita capai dalam kegiatan ini ialah meningkatnya kesejahteraan warga Kota Makassar,” tegas Danny.

“Coba Anda hitung, selama tiga hari pertemuan ini, katakannya setiap tamu membelanjakan uangnya satu dolar saja, maka akan ada uang beredar sebesar satu koma tiga triliun rupiah per hari. Kalau tiga hari, berapa,” hitung Danny.

Agenda-agenda selama AMF berlangsung dilaksanakan di tiga lokasi, yakni, Hotel Sahid di Jl. Ratulangi, kemudian Novotel di Jl Sudirman, dan di Anjungan Patai Losati. Di selah agenda utama, panitia AMF menyiapkan agenda “selingan” berupa kunjungan ke Lorong Garden (Longgar). Para tamu diajak melihat contoh lorong masa depan di Kota Makassar. Longgar merupakan lorong yang ditata dengan apik sehingga menjadi indah sekaligus bersih serta warganya diberi dorongan untuk menghasilkan produk yang bisa meningkatkan kesejahteraan mereka. Misalnya, didorong untuk membuat kerajinan tangan dan membuat kuliner tradisi semisal; coto, pallubasa, konro, ikan bakar, serta kue-kue seperti; cucuru bayao, baruasa, burongko, gogoso dan sebagainya. (uka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *