UMKM Berperan Pacu Ekonomi Kabupaten Donggala

Dr.H.Rajindra, SE, MM
Dr.H.Rajindra, SE, MM

Palu (rakyatbersatu.com) –Kelompok Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki posisi strategis dalam memacu proses pengembangan ekonomi Kabupaten Donggala, terutama karena sektor ini menyerap cukup banyak sumber daya.

       Apalagi jika sumber daya itu  dieksploitasi secara proporsional akan  memberikan multiple effect yang mendorong pengembangan wilayah. Demikian ditegaskan Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Palu,Dr.H.Rajindra, SE, MM di temui di kampusnya, Kamis 3 Desember 2015.

       Dijelaskan, multiple effect dari sektor UMKM ini  terutama berasal dari jumlah unit usaha yang sangat banyak di sektor ini, serta kontribusi yang besar terhadap penciptaan kesempatan kerja dan sumber pendapatan, khususnya di daerah pedesaan dan bagi rumah tangga pedesaan, tandas doktor manajemen PPs-UMI Makassar ini.

        Fenomena lebih nampak, keterkaitan  pengembangan UMKM dari periode ke periode di Donggala,  antara lainkurang dukungan kebijakan pendanaan, kurang modal kerja secara langsung berpengaruh kepada lemahnya kemampuan produksi dan secara komprehensif berdampak pada lemahnya keuangan UMKM, ungkap pria Dosen Dipekerjakan Kopertis (DPK) di Unismuh Palu ini.

      Kebijakan pendanaan diindikasikan dari laba tahun berjalan laba ditahan, hutang jangka pendek dan hutang jangka panjang berdampak signifikan terhadap kemampuan produksi UMKM di Kabupaten Donggala.

     Modal kerja diindikasikan dari ketersediaan kas, kemampuan kas melunasi hutang jangka pendek, kelebihan kas, perputaran piutang, besaran piutang, resiko piutang, kecukupan persediaan, penilaian persediaan dan perhitungan persediaan akhir berpengaruh signifikan terhadap kemampuan produksi UMKM di Donggala, tegas mantan Kepala Badan KB dan PP Kabupaten Donggala ini.

        Kemampuan produksi diindikasikan dari keperluan pengembangan peralatan  produksi, kelayakan pengembangan peralatan produksi, kendalaan mesin, pengetahuan tentang pasar, kualitas pasar, harga syarat, pembayaran, perbaikan peralatan produksi dan suku cadang berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM, tegas Pengurus Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Tengah ini.

          Modal kerja yang diindikasikan dari ketersedian kas, kemampuan kas melunasi hutnag jangka pendek, kelebihan kas, perputaran piutang, besaran piutang, resiko piutang, kecukupan persediaan, penilaian persediaan dan perhitungan persediaan akhir berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM di Kabupaten Donggala, kata pembawa orasi ilmiah pada Wisuda Unismuh 30 Nopember 2015 ini. (yaya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *